Dewasa ini perpustakaan telah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dengan lembaga pendidikan. Bahkan sekarang telah mulai banyak dikembangkan perpustakaan keliling (mobile library) yang fungsinya sebagai bagian dari sarana untuk mempermudah belajar dalam upaya mencerdaskan kehidupan anak bangsa sebagaimana amanat Undang-undang Dasar tahun 1945.
Berdasarkan pasal 1 Undang-undang No.43 tahun 2007 tentang Perpustakaan, dijelaskan bahwa perpustakaan adalah institusi
pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, dan/atau karya rekam secara
profesional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan,
penelitian, pelestarian,informasi, dan rekreasi para pemustaka.Secara
umum, tujuan dari perpustakaan (UU No.43 tahun 2007 pada pasal 4) yaitu
untuk memberikan layanan kepada pemustaka, meningkatkan kegemaran
membaca, serta memperluas wawasan dan pengetahuan untuk mencerdaskan
kehidupan bangsa.
Keberadaan perpustakaan sangat dibutuhkan sekali bagi masyarakat,
terlebih lagi bagi setiap lembaga pendidikan, karena dengan adanya
perpustakaan para pelajar dapat dengan mudah mencari referensi dari
setiap materi kurikulum yang diajarkan oleh gurunya untuk lebih
memperluas wawasan dari pelajaran yang didapatkannya. Selain itu dengan
perpustakaan, pelajar lebih mudah mengumpulkan informasi tentang
berbagai macam disiplin ilmu asalkan perpustakaannya sudah ideal,
artinya dapat menyediakan buku-buku sesuai dengan lingkungan belajar
lembaga tersebut.
Dalam rangka memanfaatkan perpusatakaan sebagai sumber belajar, maka diperlukan keterampilan-keterampilan seperti berikut:
1. Keterampilan mengumpulkan informasi, di antaranya:
· Mengenal sumber informasi dan pengetahuan
· Menentukan sumber informasi berdasarkan sistem klasifikai perpustakaan, cara menggunakan katalog dan indek
· Menggunakan bahan pustaka baru, bahan referensi seperti ensiklopedi, kamus, buku dan lain sebagainya
2. Keterampilan mengambil intisari dan mengorganisasikan informasi, seperti:
· Keterampilan menganalisis, menginterpretasikan dan mengevaluasi informasi:
· Memahami bahan yang dibaca
· Membedakan fakta dan opini
· Menginterpretasikan informasi baik yang mendukung atau yang berlawanan
3. Keterampilan menggunakan informasi, di antaranya:
· memanfatkan intisari informasi untuk mengambil keputusan dan memecahkan masalah
· memanfaatkan informasi dalam diskusi
· menjadikan informasi dalam bentuk tulisan
Kelengkapan fasilitas dan sarana pada lembaga perpustakaan akan memberikan kenyamanan dan kemenarikan bagi para ownernya
untuk selalu datang memanfaatkan perpustakaan. Dengan seringnya para
pengguna untuk mendatangi gedung perpustakaan, dengan sendirinya budaya
minat baca akan tumbuh dan sikap positif terhadap perpustakaan akan
selalu hadir dalam benak siswa atau para pengguna perpustakaan. Hal ini
yang penting dikembangkan dalam rangka meningkatkan fungsi pelayanan
perpustakaan agar dapat memberikan kepuasan bagi pelanggannya.
Seringnya masyarakat, pelajar atau mahasiswa mendatangi
perpustakaan, berarti ia telah dapat memanfaatkan perpustakaan sebagai
pusat sumber informasi, dan ia juga telah menyadari bahwa perpustakaan
adalah sebagai tempat belajar untuk menambah wawasan dan pengetahuan
serta berbagai macam informasi bagi kepentingan hidupnya. Jika kesadaran
ini telah betul-betul muncul pada diri setiap masyarakat, maka
cita-cita menjadikan masyarakat sebagai masyarakat belajar (learning society)
akan dapat terbentuk. Dengan terbentuknya kondisi masyarakat belajar
ini niscaya akan dapat membentuk sikap positip untuk selalu berpihak
pada kepentingan peningkatan sumber bdaya manusia. Dan ketergantungan
pada perpustakaan juga akan tinggi. Karena dia sadar bahwa di dalam
perpustakaan itu, banyak hal yang dapat dipelajari. Sehingga menjadikan
perpustakaan sebagai pusat informasi dan sumber untuk mempelajari
hal-hal yang belum dikuasai.
Dengan demikian, jelaslah bahwa pemanfaatan perpustakaan sebagai sumber belajar dapat dilakukan di antaranya adalah melalui:
- Kunjungan atau mendatangi perpustakaan untuk membaca buku dan atau meminjamnya;
· Penugasan kepada siswa atau mahasiswa dalam mengerjakan tugas-tugas di perpustakaan (sumbernya di perpustakaan)
· Mengadakan lomba karya ilmiah yang diselenggarakan oleh
perpustakaan, misalnya dengan tema membangun minat baca, tanggung jawab
remaja dalam pembangunan, dan sebagainya;
· Mengadakan bazar buku, dan
· lain-lain
Beberapa hal tersebut adalah di antara sekian banyak kiat-kiat yang
dapat dilakukan untuk membangun kecintaan peserta didik dalam minat
membaca dan dapat mendatangi perpustakaan sehingga perpustakaan
dijadikan sebagai sumber belajar.
Salah satu kegiatan belajar adalah membaca. Dan membaca merupakan
alat untuk memperoleh pengetahuan dan kesenangan bagi orang yang melek
huruf. Pengetahuan dan pengalaman tersebut kemudian disimpan dalam
bentuk tulisan. Perintah untuk membaca dan menulis telah tegas
dijelaskan dalam al-Qur’an surat Al-Alaq ayat 1-5, sebagai berikut:
Artinya: Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang
Menciptakan,Dia Telah menciptakan manusia dari segumpal darah, Bacalah,
dan Tuhanmulah yang Maha pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan
perantaran kalam,Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak
diketahuinya. (Qs. Al-Alaq: 1-5)
Membaca dapat digunakan untuk berbagai macam tujuan. Hanya saja
sampai saat ini, budaya minat baca bagi masyarakat kita pada umumnya
masih relatif rendah. Seiring dengan masih rendahnya perhatian
pemerintah terhadap pendidikan. Membangkitkan minat baca masyarakat
adalah hal yang sangat penting. Oleh karena itu, perhatian terhadap
perpustakaan dan menjadikannya sebagai sumber belajar bagi masyarakat
adalah sesuatu hal yang harus benar-benar menjadi prioritas, terlebih
bagi perpustakaan di sekolah. Karena suatu lembaga pendidikan tanpa
perpustakaan, ibarat orang berjalan tanpa tau alamat dan petunjuknya
akan kemana ia pergi, sementara ia sendiri belum pernah tahu tentang
tujuannya itu.
Sudah saatnyalah keberpihakan setiap anggota masyarakat untuk
kembali pada perpustakaan untuk menggali dan mendapatkan informasi. Dan
menjadikan perpustakaan sebagai pusat sumber belajar. Dengan
kecintaannya terhadap perpustakaan, maka ia telah terbangun budaya
kecintaannya terhadap membaca dan haus akan sumber ilmu pengetahuan.
Membaca adalah jendela dunia.
Sumber : http://meretasmasadepan.blogspot.com/2011/03/pemanfaatan-perpustakaan-sebagai-sumber.html

Tidak ada komentar:
Posting Komentar