Kamis, 30 Mei 2013

Cara Hidup Sehat Ala Rasulullah SAW



Sehat adalah salah satu ni’mat yang diberikan oleh Allah kepada hambanya… dengan ni’mat sehat kita bisa melakukan segala aktivitas. Dengan ni’mat ini juga lah kita bisa beribadah kepada Allah.. konon, Rasulullah hanya dua kali sakit yaitu tatkala menerima wahyu pertama. ketika itu beliau mengalami ketakutan yang sangat karena malaikat jibril menampakkan wujud aslinya sehingga menimbulkan demam hebat. Yang satunya lagi menjelang beliau wafat.Saat itu beliau mengalami sakit yang sangat parah, hingga akhirnya meninggal.

Cara hidup sehat ala Rasulullah S.A.W


Dari situ kita bisa mengambil kesimpulan bahwasanya rasulullah mempunyai fisik sehat dan daya tahan luar biasa. padahal kita tau di jazirah Arab sana cuacanya sangat panas, tandus dan kurang bersahabat. Siapa pun yang mampu bertahan puluhan tahun dalam kondisi tersebut, plus berpuluh kali peperangan yang dijalaninya, pastilah memiliki daya tahan tubuh yang hebat.

Mengapa Rasulullah SAW jarang sakit? Pertanyaan ini menarik untuk dikemukakan. Secara lahiriah, Rasulullah SAW jarang sakit karena mampu mencegah hal-hal yang berpotensi mendatangkan penyakit. Dengan kata lain, beliau sangat menekankan aspek pencegahan daripada pengobatan. Jika kita telaah Alquran dan Sunnah, maka kita akan menemukan sekian banyak petunjuk yang mengarah pada upaya pencegahan. Hal ini mengindikasikan betapa Rasulullah SAW sangat peduli terhadap kesehatan. Dalam Shahih Bukhari saja tak kurang dari 80 hadis yang membicarakan masalah ini. Belum lagi yang tersebar luas dalam kitab Shahih Muslim, Sunan Abu Dawud, Tirmidzi, Baihaqi, Ahmad, dsb.

Ada lima cara Rasulullah menjaga kesehatan
Pertama, selektif terhadap makanan. Tidak ada makanan yang masuk ke mulut beliau, kecuali makanan tersebut memenuhi syarat halal dan thayyib (baik). Halal berkaitan dengan urusan akhirat, yaitu halal cara mendapatkannya dan halal barangnya. Sedangkan thayyib berkaitan dengan urusan duniawi, seperti baik tidaknya atau bergizi tidaknya makanan yang dikonsumsi. Salah satu makanan kegemaran Rasul adalah madu. Beliau biasa meminum madu yang dicampur air untuk membersihan air lir dan pencernaan. Rasul bersabda, “Hendaknya kalian menggunakan dua macam obat, yaitu madu dan Alquran” (HR. Ibnu Majah dan Hakim).

Kedua, tidak makan sebelum lapar dan berhenti makan sebelum kenyang. Aturannya, kapasitas perut dibagi ke dalam tiga bagian, yaitu sepertiga untuk makanan (zat padat), sepertiga untuk minuman (zat cair), dan sepertiga lagi untuk udara (gas). Disabdakan. ”Anak Adam tidak memenuhkan suatu tempat yang lebih jelek dari perutnya. Cukuplah bagi mereka beberapa suap yang dapat memfungsikan tubuhnya. Kalau tidak ditemukan jalan lain, maka (ia dapat mengisi perutnya) dengan sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiganya lagi untuk pernafasan” (HR Ibnu Majah dan Ibnu Hibban).

Ketiga, makan dengan tenang, tumaninah, tidak tergesa-gesa, dengan tempo sedang. Apa hikmahnya? Cara makan seperti ini akan menghindarkan tersedak, tergigit, kerja organ pencernaan pun jadi lebih ringan. Makanan pun bisa dikunyah dengan lebih baik, sehingga kerja organ pencernaan bisa berjalan sempurna. Makanan yang tidak dikunyah dengan baik akan sulit dicerna. Dalam jangka waktu lama bisa menimbulkan kanker di usus besar.

Keempat, cepat tidur dan cepat bangun. Beliau tidur di awal malam dan bangun pada pertengahan malam kedua. Biasanya, Rasulullah SAW bangun dan bersiwak, lalu berwudhu dan shalat sampai waktu yang diizinkan Allah. Beliau tidak pernah tidur melebihi kebutuhan, namun tidak pula menahan diri untuk tidur sekadar yang dibutuhkan. Penelitian Daniel F Kripke, ahli psikiatri dari Universitas California menarik untuk diungkapkan. Penelitian yang dilakukan di Jepang dan AS selama 6 tahun dengan responden berusia 30-120 tahun mengatakan bahwa orang yang biasa tidur 8 jam sehari memiliki resiko kematian yang lebih cepat. Sangat berlawanan dengan mereka yang biasa tidur 6-7 jam sehari. Nah, Rasulullah SAW biasa tidur selepas Isya untuk kemudian bangun malam. Jadi beliau tidur tidak lebih dari 8 jam.

Cara tidurnya pun sarat makna. Ibnul Qayyim Al Jauziyyah dalam buku Metode Pengobatan Nabi mengungkapkan bahwa Rasul tidur dengan memiringkan tubuh ke arah kanan, sambil berzikir kepada Allah hingga matanya terasa berat. Terkadang beliau memiringkan badannya ke sebelah kiri sebentar, untuk kemudian kembali ke sebelah kanan. Tidur seperti ini merupakan tidur paling efisien. Pada saat itu makanan bisa berada dalam posisi yang pas dengan lambung sehingga dapat mengendap secara proporsional. Lalu beralih ke sebelah kiri sebentar agar agar proses pencernaan makanan lebih cepat karena lambung mengarah ke lever, baru kemudian berbalik lagi ke sebelah kanan hingga akhir tidur agar makanan lebih cepat tersuplai dari lambung. Hikmah lainnya, tidur dengan miring ke kanan menyebabkan beliau lebih mudah bangun untuk shalat malam.

Kelima, istikamah melakukan saum sunnat, di luar saum Ramadhan. Karena itu, kita mengenal beberpa saum sunnat yang beliau anjurkan, seperti Senin Kamis, ayyamul bith, saum Daud, saum enam hari di bulan Syawal, dsb. Saum adalah perisai terhadap berbagai macam penyakit jasmani maupun ruhani. Pengaruhnya dalam menjaga kesehatan, melebur berbagai berbagai ampas makanan, manahan diri dari makanan berbahaya sangat luar biasa. Saum menjadi obat penenang bagi stamina dan organ tubuh sehingga energinya tetap terjaga. Saum sangat ampuh untuk detoksifikasi (pembersihan racun) yang sifatnya total dan menyeluruh.

Selain lima cara hidup sehat ini, masih banyak kebiasaan Rasulullah SAW yang layak kita teladani. Dalam buku Jejak Sejarah Kedokteran Islam, Dr Ja’far Khadem Yamani mengungkapkan lebih dari 25 pola hidup Rasul berkait masalah kesehatan, sebagian besar bersifat pencegahan. Di antaranya cara bersuci, cara ”memanjakan” mata, keutamaan berkhitan, keutamaan senyum, dsb.

Yang tak kalah penting dari ikhtiar lahir,
Rasulullah sangat mantap dalam ibadah ritualnya, khususnya dalam shalat. Beliau pun memiliki keterampilan paripurna dalam mengelola emosi, pikiran dan hati. Penelitian-penelitian terkini dalam bidang kesehatan membuktikan bahwa kemampuan dalam memenej hati, pikiran dan perasaan, serta ketersambungan yang intens dengan Dzat Yang Mahatinggi akan menentukan kualitas kesehatan seseorang, jasmani maupun ruhani.
Ditulis oleh HadistIslamcom, 20120602 - Rating: 4.5

Pidato B.Arab "Muslimah Hakiki"




السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَتُهُ
رَئِيْسة الجَلَسَةِ المُكَرَّمُ
أَيُهَا الخُطَبَة الكِرَامة
اخْوَاتيْ المُسْلِمات
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ, الحَمْدُ لِلَّهِ نَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللَّهِ مِنْ سُرُوْرُ اَنْفُسِنَا وَمِنْ شَيِّئَاتِ اَعْمَالِنَا, مَنْ يَهْدِ اللَّهِ فَلاَمُضِلَّ لَهُ, وَمِنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَا دِيَ لَهُ, أَشْهَدُ أَنْ لاَإِلَهَ إِلاَّاللَّهُ  وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا   عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ, اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. وَعَلَى أَلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ.اما بعد.
اولا حيا بنا نشكر الله عزوجل الذي قد اعطان نعام كثيرة حتي نستطيع ان نجتمع في هاذا المكان المبارك.
ثانيا صلاة والسلام على نبيينا محمد صلى الله عليه وسلام الذي قد حملنا من الظلمات إلى النور و إلى صراط المستقيم.
ثالثا لا انس ان اقول شكرا كثيرا إلى رئيسة الجلاسة التي قد اعطتني فرصة ثمينة لاخطب امام كن تحت الموضوع:
                               
                                كُنّ مُسْلِمةًا حَقِيْقِيَةًا
يااخواتي المحبوبة!
عَلَّمْنَا الإِسْلاَمَ تَوْحِدَ اللهِ وَأَنَّ تَشْبِيْهَ اللهِ بِالْحَوَادِثِ ذَنْبٌ عَظِيْمٌ. اللهُ أَحَدٌ لَيْسَ لَهُ شَرِيْكٌ, لَيْسَ لَهُ زَوْجَةٌ, لَيْسَ لَهُ وَلَدٌ, لَيْسَ لَهُ وَالِدٌ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ, هُوَ الأَوَّلُ وَالأَخِرُ وَهُوَ الخَالِقُ, وَقَصَارَى الكَلاَمِ لَهُ جَمِيْعُ الصِفَاتِ الكَامِلَةِ, اللهُ خَالِقُ المُرْسَلِيْنَ وَالمَلاَئِكَةُ وُالرُوْحُ وَالسَجَارَاتُ وَالحِجَارَةُ  وَكُلُّ مَافِى هَذَا العَالمَ.وَلِذَالِكَ أَنْتُن  أَيهُّاَ المُسْلِمُات لاَيَجُوْزُ لكَن ْ اَنْ تَعْبُدُوْا المَسِيْحَ وَلاَتَعْبُدُوْا المَلاَئِكَةَ وَلاَتَعْبُدُوا الرُوْحَ, وَلاَتَعْبُدُوْا الشَّيَطِيْنَ, وَلاَتَعْبُدُوا الشَجَرَاتَ, وَلاَتَعْبُدُوْا سِوَى الله.َوَلَيْسَ فِي العَالمَ ِشَيْءٌ يَسْتَحِقَّ العِبَادَةَ سِوَى الله تَعَالَى. ايِاَهُ يَعْبُدُ المَخْلُوْقُ وَاِيَاهُ نَسْتَعِيْنَ. وَقَالَ اللهُ تَعَالَى فِي سُوْرَةِ الفَاتِحَةِ:} اِيَاكَ نَعْبُدُ وَاِيَاكَ نَسْتَعِيْنَ{

يا اخواتي المحبوبة!
المُسْلِمة لَيْسَت مَنْ تَكَلَّمَت بِالْعَرَبِيَّةِ الفَصِيْحَة ِوَلَيْسَت مَنْ لَبِسَت الجوبة الجاملة وَلَيْسَت مَنْ نَهَى نَفْسَها مِنْ  أَكْلِ الخِنْزِيْرِ. وَلَكِنْ المُسْلِمَة مَنْ تَشْهَدُ اَنَّهُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهَ وَاَنَّ مُحَمَّدًا صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَيُقِمُ  الصَلاَة َ وَتُؤْتُى الزَّكَاةَ وَتَصَوْمُ الرَّمضَانَ وَتَحُجُّ البَيْتَ  اِذَا اسْتَطَعَ اِلَيْهِ سَبِيْلاً. وَزِيَادَةُ عَلَى ذَلِكَ اَنَّها تُحِبُّ عَلَيْها اَنْ تَفْعَلَ وَتَقُوْلَ الحَقَّ وَلَوْ كَانَ مُرًا .

اِخْوَاتِيْ فِي الدِّيْنِ !
وَلاَ بُدَّ اَنْ نَفْهَمَ اَنَّ الإِسْلاَمَ لَيْسَ مُعْتَقَدًا مُلَوَّنًا بِالزُّهْدِ اَعْنِيْ فِعْلَ الشَّيْئِ  لِطَلَبِ الأَخِرَةِ وَلَيْسَ اَدَاءَ العِبَادَةِ فِي المَسْجِدِ وَلَيْسَ الصَوْمَ وَلاَ الزَّكَاةَ وَلاَ الحَجَّ فَقَطْ بَلْ الإِسْلاَمُ يَشْمَلُ جَمِعَ نَوَاحِى حَيَاةَ النَّاسِ. وَكُلُّ مَا عَمِلْنَاهُ مِنْ اُمُوْرِ الدُّنْيَا لِطَلَبِ الوَجْهِ اللهِ تَعَالَى فَهُوَ العِبَادَةُ فِي الإِسْلاَمِ. وَقَالَ سَيْدُنَا عُمَرُ بْنُ الخَطَابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ : "اِعْمَلْ لِدُنْيَاكَ كَاَنَّكَ تَعِيْشُ اَبَدًا وَاعْمَلْ لِدُنْيَاكَ كَاَنَّكَ تَمُوْتُ غَدًا"

اخْوَاتِيْ فِي الدِّيْنِ!
كَفَيْتُ كَلاَمِي فِى هَذِهِ اللَّيْلَةِ السَّعِيْدَةِ  وَاِذَا وَجَدْتُمْ مِنِّيْ خَطَأَتْ اَطْلُبُ مِنْكُن العَفْوَ لان الانسان مكان خطأ و النسي وَاِلَى اللِّقَاءِ فِى وَقْتِ اُخْرَ , سُكْرًا عَلَى حُسْنِ اِهْتِمَامِكُن/ سُكْرًا عَلَى حُسْنِ عِنَايَتِكُن.وَبالله توفيق والهداية.
وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَتُهُ


Air TerjunTanah Merah Samarinda

Aksesbilitas

Berjarak lebih kurang 14 km dari pusat kota Samarinda.  Tempat wisata ini berada di jalan poros Samarinda-Bontang, dekat lokasi Kebun Raya Unmul Samarinda (KRUS), sekitar 15 menit.   Untuk menuju lokasi ini dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua maupun empat.
Bagi yang menggunakan angkutan umum, menggunakan trayek dari Pasar Segiri ke Sungai Siring, kemudian berhenti di simpang tiga menuju Air terjun Tanah Merah.

Akan tetapi akses jalan menuju lokasi air terjun ini belum diaspal. Sekitar satu kilometer akses jalan masih berbatu sehingga mengganggu kenyamanan para pengguna jalan.

Tiket dan Parkir

Tiket masuk dewasa Rp 4.000, anak-anak Rp 2.000, sedangkan parkir motor Rp 1.000 dan roda empat Rp 2.000.

Fasilitas dan Akomodasi

Fasilitas yang tersedia antara lain : pentas terbuka, kamar mandi, tempat duduk atau bangku taman, kolam renang, warung pendopo (gazebo) untuk istirahat,  warung, areal parkir kendaraan yang luas, dan arena bermain anak-anak.

Demi memudahkan pengunjung melihat seluruh pemandangan disekelilingnya, pihak pengelola membangun tangga kayu yang membelah bukit. Sehingga pengunjung lebih leluasa naik-turun bukit tanpa khawatir jatuh terpeleset.
Taman Wisata Air Terjun Tanah Merah dapat ditempuh dari pusat kota samarinda sajauh lebih kurang 10 KM, sampai di Lokasi Tanah Merah anda harus masuk ke kanan jalan dimana terdapat petunjuk disitu kearah wisata air terjun.
untuk masuk dengan anda dikenakan charge yang sangat murah sebesar Rp. 3000,- dimana dana tersebut digunakan sebagai dana pengelolaan tempat wisata. karena kami berempat dengan kendaraan roda empat dikenakan charge Rp. 17.000,-
lokasinya cukup bagus dan dikelola dengan baik walau ada beberapa bagian yang mungkin sedikit perlu perbaikan namun secara keseluruhan cukup bagus.
fasilitas yang ada diantaranya panggung terbuka, mushola, arena bermain anak, gazebo dan tempat pertemuan serta kolam renang anak.

http://caramembuatnya.files.wordpress.com/2012/03/foto0936.jpg?w=300&h=224

Bukan hanya itu, kuliner pun ada ditempat ini, jadi anda tidak akan kelaparan saat berkunjung ke taman wisata air terjun tanah merah.

http://caramembuatnya.files.wordpress.com/2012/03/foto0938.jpg?w=224&h=300